Suara kehidupanku memang tak akan
mampu menjangkau kehidupanmu, tapi marilah kita coba saling bicara, barangkali
kita dapat mengusir kesepian dan tidak merasa jemu.
Mungkin kau sependapat denganku,
cinta tidak datang dari keakraban yang lama dan pendekatan yang tekun. Cinta adalah
kesesuaian jiwa dan jika itu tak pernah ada, cinta tak akan pernah tercipta
dalam hitungan tahun bahkan abad.
Aku ingin mencintaimu dengan
sederhana, seperti kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang
menjadikannya abu. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana, seperti isyarat yang
tak sempat dikirimkan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.
Jika kau ingin mencari sesosok
dirimu dalam ceritaku, jangan mencarinya dalam tulisan-tulisanku, kau tak akan
menemukannya. Tapi rasakanlah, dalam setiap doa panjang malam-malammu, karena
di waktu itulah kunyalakan kalimatku dalam tungku namamu.
Ku sebut namamu di setiap doa malamku.
Biarkan ia menaiki tangga-tangga langit, mengalir bersama desir, memberi kabar
tentang segala debar.
Namamu yang kusemogakan. Aku hanya
ingin menyesuaikan jiwaku dengan jiwamu, antara aku dan engkau agar melebur menjadi
kita.
Hingga detik ini, aku masih menunggu
gayung bersambut darimu. Balasan yang dulu pernah kau ucap sebagai jawab dari
tawaran cinta dariku, masih ku ingat. Jika kau ingin menyambutku, tidak
berlebihan seandainya kau jelaskan maksud jawabmu dengan kata-kata “Cenderung
tidak bisa”. Apa kau benar-benar tak ingin aku ada dalam kehidupanmu atau
memang dengan kata-kata itu kau ingin mengatakan bahwa kau sebenarnya belum
siap dengan segala konsekuensi cinta yang akan kau tanggung?
Ya. Lebih baik kau jelaskan soal itu
terlebih dahulu. Agar jiwa kita sepakat untuk menuju kesesuaian.
Aku nampaknya sepakat dengan
ungkapan “Wanita memang ingin selalu dimengerti”. Sungguh, aku ingin mengertimu
sebatas mampuku.
Memahamimu, layaknya memahami teori
atom, “Rumit”. Bukankah begitu. Pada umumnya ketika seorang laki-laki memahami
seorang perempuan. Tapi aku suka dengan kerumitan, yang pada akhirnya semua
kerumitan itu akan terpecahkan bukan?.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar