Rabu, 28 September 2016

Seindah senyum di pagi ini

Mungkin kita akan menggerutu, atau bahkan protes kepada Tuhan. Mengapa Ia menurunkan hujan yang begitu derasnya, disertai suara petir yang menggelegar, sampai-sampai memekakkan telinga, langit tak lagi nampak cerah dan indah, karena awan hitam telah menutupinya, ia nampak seperti akan terjadi keburukan.

Pernahkah kita berpikir sejenak untuk merenungkan, bahwa setelah turunya hujan yang disertai petir dan awan hitam, akan datang pelangi yang cantik dan elok saat dipandang.
Bukankah awan hitam itu akan segera berubah menjadi awan putih yang suci. Sehingga kita akan melihat kejernihan-kejernihan yang dinampakkan oleh langit.

Setelah keburukan, pasti akan datang kebaikan.
Setelah kesusahan, pasti akan ada kemudahan.
Bahkan satu masalah, Tuhan menyediakan dua solusi untuk menyelesaikannya.

Malam yang penuh kegelapan, rasa dingin yang menyergap, ketakutan yang terus menghantui, semua itu akan musnah, karena akan segera berganti dengan pagi yang cerah, disambut mentari yang menghangatkan, dan harapan pun merekah berkembang-kembang.


Seulas senyuman di pagi yang penuh kebahagiaan, menjadi tanda syukur atas segala nikmat Tuhan yang telah dianugerahkan.

#29 september 2016

Tidak ada komentar:

Posting Komentar